Guru dan Pembelajar Sepanjang Hayat

Aktifitas kegiatan dan best practice dalam kegiatan pembelajaran.

Kolaborasi Dalam Berbagi Aksi

Sahabat Teknologi Sumatera Selatan Tahun 2024 dalam Pembelajaran Berbasis TIK

Teknologi itu bisa menjadi Asyik, Seru, Interaktif dan Menyenangkan

Guru harus mampu menyesuaikan dengan kodrat zaman, kreatif, inovatif dalam Pembelajaran

Create Your Future

Ingin mengubah dunia? Mulailah dengan mengubah dirimu sendiri

Embrace the Challenge and Believe your self

Dengan merangkul setiap tantangan dan percaya pada diri sendiri, kamu akan membuka pintu menuju kesuksesan yang tak terbatas

Mengenai Saya

Foto saya
Seorang guru dan pembelajar sepanjang hayat

Kamis, 31 Oktober 2024

Tugas 1.1.j. Koneksi Antar Materi - Kesimpulan dan Refleksi Modul 1.1

 

Perjalanan Menuju Kelas yang Lebih Bermakna: Refleksi Setelah Mempelajari Pemikiran Ki Hajar Dewantara

Salam dan Bahagia, Sahabat pendidik hebat! 

Pernahkah sahabat pendidik merenungkan seberapa jauh pemahaman kita tentang murid dan proses pembelajaran? Saya yakin, banyak di antara kita yang memiliki pandangan yang terus berkembang seiring berjalannya waktu. Nah, setelah mempelajari Modul 1.1 tentang pemikiran Ki Hajar Dewantara, saya merasa perlu untuk berbagi refleksi dan pengalaman saya.

Sebelum Mempelajari Modul 1.1

Sebelum mempelajari modul ini, saya mengakui bahwa pandangan saya tentang murid dan pembelajaran masih cukup konvensional. Saya cenderung fokus pada pencapaian target kurikulum dan kurang memperhatikan aspek sosial-emosional murid. Saya juga seringkali merasa bahwa murid adalah “tabula rasa” yang siap diisi dengan berbagai pengetahuan.

Perubahan Setelah Mempelajari Modul 1.1

Setelah mempelajari modul ini, pemahaman saya tentang murid dan pembelajaran mengalami perubahan yang signifikan. Saya mulai menyadari bahwa setiap murid adalah individu unik dengan potensi dan karakteristik yang berbeda-beda. Mereka bukan hanya sekadar penerima informasi, tetapi juga pembelajar aktif yang haus akan pengalaman. Pemikiran KHD tentang pendidikan yang berpusat pada murid benar-benar membuka mata saya.

Apa yang Dapat Diterapkan?

Ada banyak hal yang dapat saya terapkan dalam praktik pembelajaran setelah mempelajari modul ini. Beberapa di antaranya adalah:

  • Membangun kelas yang inklusif: Saya akan berusaha menciptakan suasana kelas yang nyaman dan aman bagi semua murid, di mana mereka merasa dihargai dan diterima apa adanya.
  • Menerapkan pembelajaran yang berpusat pada murid: Saya akan lebih banyak melibatkan murid dalam proses pembelajaran, memberikan mereka kesempatan untuk mengeksplorasi minat dan bakat mereka.
  • Menghubungkan pembelajaran dengan kehidupan nyata: Saya akan berusaha menghubungkan materi pembelajaran dengan pengalaman sehari-hari murid, sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna.
  • Menumbuhkan karakter murid: Selain memberikan pengetahuan, saya juga akan fokus pada pembentukan karakter murid, seperti kejujuran, tanggung jawab, dan kerjasama.

Kesimpulan

Pemikiran Ki Hajar Dewantara tentang pendidikan yang berpusat pada murid adalah sebuah inspirasi yang tak lekang oleh waktu. Dengan menerapkan prinsip-prinsip tersebut dalam praktik pembelajaran, kita dapat menciptakan generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Video Tugas Koneksi Antar Materi

Terimakasih. Semoga Bermanfaat.

#pgp #cgp #pendidikangurupenggerak #koneksiantarmateri #bgpsumsel #modul1 #refleksipemikirankhd #kihajardewantara

Tugas 1.1.h. Demonstrasi Kontekstual - Modul 1.1



Misi Rahasia Menyelamatkan Pendidikan Indonesia: Implementasi Pemikiran Ki Hajar Dewantara

Salam dan Bahagia, Sahabat Pendidik hebat! 

Pernahkah Sahabat Pendidik merasa bahwa pendidikan kita masih jauh dari ideal? Sebagai calon guru penggerak, saya yakin kita semua memiliki semangat yang sama untuk mengubah pendidikan menjadi lebih baik. Salah satu tokoh yang selalu menginspirasi saya adalah Ki Hajar Dewantara, dengan pemikirannya yang luar biasa tentang "pendidikan yang berpihak pada murid".

Misi Rahasia dalam Bentuk Video Komik

Dalam tugas demonstrasi kontekstual ini, saya mencoba untuk menyajikan pemikiran KHD dalam bentuk yang lebih menarik dan mudah dipahami, yaitu melalui video cerita komik berjudul "Misi Rahasia Menyelamatkan Pendidikan Indonesia". Dalam video ini, saya menceritakan kisah 2 pelajar yang bosan dengan pembelajaran di kelas. Mereka berpetualang mencari misi rahasia dari buku tua yang mereka temukan. Misi itu mempertemukan mereka dengan hologram Ki Hajar Dewantara.

Refleksi Pemikiran Ki Hajar Dewantara

Dari video komik tersebut, saya ingin mengajak kita semua untuk kembali merenungkan pemikiran KHD. Apa sebenarnya yang dimaksud dengan pendidikan yang berpihak pada murid? Menurut saya, pendidikan yang berpihak pada murid adalah pendidikan yang:

  • Memperhatikan kebutuhan dan minat masing-masing murid: Setiap murid memiliki potensi dan minat yang berbeda-beda. Sebagai pendidik, kita harus mampu mengenali dan mengakomodasi perbedaan tersebut.
  • Memberikan kebebasan bagi murid untuk belajar: Murid harus diberikan kesempatan untuk aktif dalam proses pembelajaran, mengeksplorasi ide-ide baru, dan menemukan jawaban atas pertanyaan mereka sendiri.
  • Menghubungkan pembelajaran dengan kehidupan nyata: Materi pembelajaran harus relevan dengan kehidupan sehari-hari murid, sehingga mereka dapat lebih mudah memahami dan mengingatnya.
  • Menumbuhkan karakter positif: Selain memberikan pengetahuan, pendidikan juga harus membentuk karakter murid menjadi pribadi yang baik, jujur, dan bertanggung jawab.

Strategi Mewujudkan Pendidikan yang Berpihak pada Murid

Untuk mewujudkan pendidikan yang berpihak pada murid, kita dapat melakukan beberapa hal berikut:

  • Menerapkan pembelajaran yang berpusat pada murid: Buatlah suasana belajar yang menyenangkan dan interaktif, di mana murid menjadi subjek aktif dalam pembelajaran.
  • Menggunakan berbagai metode pembelajaran yang inovatif: Jangan hanya terpaku pada metode pembelajaran yang konvensional. Gunakan berbagai metode yang menarik dan sesuai dengan karakteristik murid.
  • Membangun hubungan yang positif dengan murid: Bangunlah hubungan yang saling percaya dan menghormati dengan murid. Jadilah teman belajar bagi mereka.
  • Melibatkan orang tua dan komunitas dalam proses pembelajaran: Ajak orang tua dan komunitas untuk berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran, sehingga tercipta sinergi yang positif.

Mari kita bersama-sama mewujudkan pendidikan yang lebih baik untuk anak-anak kita. Mari kita jadikan pemikiran Ki Hajar Dewantara sebagai kompas dalam perjalanan kita sebagai pendidik. Ingatlah, setiap anak adalah individu yang unik dan berharga. Tugas kita adalah membantu mereka untuk mencapai potensi terbaiknya.

Video Komik Tugas Demonstrasi Kontekstual

Terimakasih. Semoga Bermanfaat

#pgp #cgp #pendidikangurupenggerak #demonstrasikontekstual #bgpsumsel #modul1 #refleksipemikirankhd #kihajardewantara

Rabu, 30 Oktober 2024

Tugas 1.1.g. Ruang Kolaborasi - Modul 1.1 - Penugasan Kelompok.

 

Menggali Kekuatan Gotong Royong dan Kepedulian Sosial dalam Tradisi Mandi Kasai untuk Membentuk Karakter Murid

Sebagai calon guru penggerak yang bertugas di Kota Lubuklinggau, saya bersama rekan CGP satu kelompok Tim "AYHAI" menggali lebih dalam tentang tugas 1.1.g. Ruang Kolaborasi. Tugas ini mengarahkan kami untuk menemukan nilai-nilai luhur dalam kearifan budaya lokal yang sejalan dengan pemikiran Ki Hajar Dewantara (KHD) dan dapat diterapkan dalam konteks pembelajaran.

Tradisi Mandi Kasai: Harta Karun Budaya Lubuklinggau

Setelah berdiskusi panjang, kelompok kami sepakat untuk mengangkat tradisi Mandi Kasai sebagai kearifan lokal yang kaya akan nilai-nilai luhur. Tradisi ini merupakan ritual mandi bersama di sungai atau air terjun yang biasanya dilakukan pada hari-hari besar atau momen-momen khusus.

Kaitan dengan Pemikiran KHD

Pemikiran KHD yang sangat relevan dengan tradisi Mandi Kasai adalah konsep gotong royong dan kepedulian sosial. KHD sangat menekankan pentingnya membangun karakter murid sebagai individu yang mandiri dan juga sebagai anggota masyarakat yang saling membantu. Nilai-nilai inilah yang juga tertanam kuat dalam tradisi Mandi Kasai.

Menerapkan Pemikiran KHD dalam Konteks Lokal

Untuk mengkontekstualisasikan pemikiran KHD dengan tradisi Mandi Kasai, kami dapat melakukan beberapa hal berikut:

  • Membuat proyek pembelajaran tematik: Mengangkat tema "Tradisi Mandi Kasai" dalam pembelajaran lintas mata pelajaran. Misalnya, dalam pelajaran Bahasa Indonesia, murid dapat membuat cerita pendek tentang pengalaman Mandi Kasai. Dalam pelajaran IPA, murid dapat mempelajari jenis-jenis tumbuhan yang ada di sekitar sungai tempat Mandi Kasai dilakukan.
  • Mengadakan kegiatan Mandi Kasai bersama: Mengorganisir kegiatan Mandi Kasai di sekolah atau di lingkungan sekitar. Kegiatan ini dapat menjadi ajang untuk mempererat hubungan antar murid, guru, dan masyarakat.
  • Membuat video dokumenter: Mendokumentasikan proses pelaksanaan tradisi Mandi Kasai dan menyajikannya dalam bentuk video. Video ini dapat dijadikan sebagai bahan pembelajaran atau media promosi budaya lokal.

Kekuatan Pemikiran KHD yang Relevan

Dari sekian banyak pemikiran KHD, kami sepakat bahwa konsep gotong royong adalah kekuatan yang paling relevan untuk diterapkan dalam konteks tradisi Mandi Kasai. Nilai gotong royong ini dapat menebalkan laku murid di kelas atau sekolah dengan cara:

  • Membentuk kelompok belajar: Membagi murid menjadi kelompok-kelompok kecil untuk mengerjakan tugas bersama.
  • Mengadakan kegiatan kerja bakti: Melakukan kegiatan membersihkan lingkungan sekolah atau masyarakat sekitar.
  • Mendorong murid untuk saling membantu: Mengajarkan murid untuk saling membantu satu sama lain, baik dalam belajar maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Kesimpulan

Tradisi Mandi Kasai dengan nilai-nilai gotong royong dan kepedulian sosialnya merupakan harta karun budaya Lubuklinggau yang sangat berharga. Dengan menggabungkan tradisi ini dengan pemikiran KHD, kita dapat membentuk karakter murid yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki kepribadian yang mulia.

Dokumen Tugas Ruang Kolaborasi 1.1

Tugas Kelompok Kolaborasi Modul 1.1 - Mandi Kasai oleh ika87

#GuruPenggerak #KearifanLokal #GotongRoyong #KepedulianSosial #MandiKasai


Tugas 1.1.f. Eksplorasi Konsep - Modul 1.1 Refleksi Filosofi Pemikiran Ki Hajar Dewantara.



Menjadi Pembelajar Merdeka: Menggali Kedalaman Pemikiran Ki Hajar Dewantara

Sebagai calon guru penggerak, saya merasa begitu beruntung dapat mendalami pemikiran Ki Hajar Dewantara (KHD), seorang tokoh pendidikan yang sangat berpengaruh di Indonesia. Melalui tugas 1.1.f., saya diajak untuk lebih memahami tujuan dan asas pendidikan menurut KHD, serta menganalisis konsep-konsep pemikiran beliau dalam konteks pembelajaran yang berpihak pada murid.

Ilustrasi Diri sebagai "Pembelajar Merdeka"

Saya mencoba untuk memvisualisasikan diri sebagai seorang "Pembelajar Merdeka" yang mampu menginternalisasi semboyan KHD yang terkenal, yaitu "Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani". Semboyan ini memiliki makna yang sangat mendalam bagi saya sebagai seorang pendidik.

  • Ing Ngarso Sung Tulodo (Di depan memberi contoh): Sebagai seorang guru, saya sadar bahwa saya adalah sosok yang selalu menjadi panutan bagi murid. Oleh karena itu, saya berkomitmen untuk selalu memberikan contoh yang baik, baik dalam hal akademik maupun non-akademik.
  • Ing Madya Mangun Karsa (Di tengah membangun semangat): Saya percaya bahwa setiap murid memiliki potensi yang unik. Sebagai seorang guru, tugas saya adalah untuk membangkitkan semangat belajar murid, memberikan motivasi, dan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif.
  • Tut Wuri Handayani (Di belakang memberi dorongan): Saya memahami bahwa setiap murid memiliki kecepatan belajar yang berbeda-beda. Oleh karena itu, saya siap untuk memberikan dukungan dan dorongan kepada murid yang membutuhkan, serta membantu mereka untuk mencapai potensi terbaiknya.

Mengkaitkan dengan Pengalaman Pembelajaran

Saya banyak merefleksikan pengalaman pembelajaran saya selama ini. Saya menyadari bahwa pemikiran KHD sangat relevan dengan tantangan pendidikan saat ini. Konsep pembelajaran yang berpusat pada murid, misalnya, sangat sejalan dengan pemikiran KHD tentang pentingnya memberikan kebebasan kepada murid untuk belajar sesuai dengan minat dan bakatnya.

Kesimpulan

Melalui tugas eksplorasi konsep ini, saya semakin yakin bahwa menjadi seorang guru adalah sebuah panggilan jiwa. Saya ingin menjadi seorang guru yang tidak hanya mentransfer pengetahuan, tetapi juga menginspirasi murid untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Pemikiran KHD akan selalu menjadi pedoman bagi saya dalam menjalankan tugas sebagai seorang pendidik.

Slide Dokumen Tugas

Eksplorasi Konsep Modul 1.1 oleh ika87

#KiHajarDewantara #GuruPenggerak #PembelajaranMerdeka #PendidikanBerpusatPadaMurid

Selasa, 29 Oktober 2024

KASIE #1 TUGAS AKHIR LEVEL 4 : VLOG INOVASI PEMBELAJARAN


Dari Kelas Membosankan ke Dunia Game: Petualangan KASIE MABAR

Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh. Salam dan Bahagia, Sahabat Pendidik Inspiratif!

Bosan dengan rutinitas pembelajaran yang itu-itu saja? Ingin melihat siswa Anda lebih antusias dan aktif dalam belajar? Saya punya solusinya! Dalam vlog terbaru saya, saya mengajak Anda untuk berpetualang bersama saya dalam menerapkan konsep KASIE MABAR (Teknologi Asyik, Seru, Interaktif Dan Menyenangkan Melalui Model Game Based Learning ) di kelas.

Apa itu KASIE MABAR?

Sederhananya, KASIE MABAR adalah pendekatan pembelajaran yang menggabungkan teknologi dengan game-based learning untuk menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan efektif.

KASIE MABAR adalah angin segar dalam dunia pendidikan yang semakin kompetitif.
Konsep ini sejalan dengan teori konstruktivisme yang menekankan pentingnya siswa membangun pengetahuan sendiri melalui pengalaman aktif. Dengan game-based learning, siswa diajak untuk menjadi peserta aktif dalam proses pembelajaran, bukan sekadar penerima informasi. Selain itu, KASIE MABAR juga selaras dengan teori konetivisme yang melihat pembelajaran sebagai proses membangun koneksi yang berkelanjutan. Melalui game, siswa dapat menghubungkan pengetahuan baru dengan pengalaman sebelumnya, sehingga pemahaman mereka menjadi lebih mendalam. Singkatnya, KASIE MABAR bukan hanya sekadar tren, tapi sebuah pendekatan yang efektif untuk membekali siswa dengan keterampilan abad 21 yang dibutuhkan untuk menghadapi masa depan.

DAFTAR KEGIATAN BATIK DURIAN (BERBAGI PEMANFAATAN TIK MENDORONG GURU KREATIF INOVATIF DALAM PEMBELAJARAN)

1. Batik Durian #1 : Praktik Baik Tatap Muka: AI untuk Pembelajaran Inovatif di MTs Al-Huda Mardiharjo

  • Tanggal: Rabu, 23 Oktober 2024
  • Tujuan: Membekali guru MTs Al-Huda Mardiharjo dengan keterampilan dasar pemanfaatan AI dalam pembelajaran, serta menginspirasi mereka untuk menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif dan menyenangkan.
  • Peserta: Seluruh guru MTs Al-Huda Mardiharjo
  • Materi: Pengenalan konsep kecerdasan buatan (AI), Aplikasi AI yang dapat digunakan dalam pembelajaran, Praktik langsung membuat materi pembelajaran berbasis AI menggunakan Gemini untuk membuat soal latihan dan Wordwall untuk pembelajaran berbasis game. BATIK DURIAN #1
2. Batik Durian #2 Webinar Wajib Berbagi Kalibrasi Sesi 4: PEMBATIK IMPIAN

  • Tanggal: Rabu, 23 Oktober 2024
  • Tujuan: Membagikan pengalaman dan inspirasi dalam menerapkan inovasi pembelajaran kepada komunitas KomBel Sahabat Pembatik Sumatera Selatan.
  • Peserta: Sahabat Pembatik Sumatera Selatan
  • Materi: Pengalaman pribadi dalam tugas akhir level 3 Pembatik membuat MPI dengan articulate storyline dalam pembelajaran, serta tips dan trik untuk mengatasi tantangan yang mungkin muncul. BATIK DURIAN #2
3. Batik Durian #3 Webinar: Pemanfaatan TIK untuk Meningkatkan Motivasi Belajar

  • Tanggal: Rabu, 23 Oktober 2024
  • Tujuan: Menunjukkan bagaimana teknologi dapat menjadi motivator bagi siswa dalam proses pembelajaran.
  • Peserta: Guru-guru di Kota Lubuklinggau
  • Materi: Berbagai jenis teknologi yang dapat meningkatkan motivasi belajar (misal, game edukasi, aplikasi pembelajaran adaptif), Praktik baik dalam pemanfaatan TIK di kelas. BATIK DURIAN #3
4. Batik Durian #4 Praktik Baik Tatap Muka: AI untuk Pembelajaran Inovatif di SDN 1 Srikaton

  • Tanggal: Kamis, 24 Oktober 2024
  • Tujuan: Membekali guru SDN 1 Srikaton dengan keterampilan dasar pemanfaatan AI dalam pembelajaran.
  • Peserta: Seluruh guru SDN 1 Srikaton
  • Materi: Sama seperti workshop di MTs Al-Huda Mardiharjo, dengan penyesuaian materi sesuai dengan tingkat pendidikan. BATIK DURIAN #4
5. Batik Durian #5 Webinar: Pembelajaran Interaktif dengan TIK

  • Tanggal: Jumat, 25 Oktober 2024
  • Tujuan: Membagikan ide-ide kreatif dalam memanfaatkan TIK untuk menciptakan pembelajaran yang interaktif.
  • Peserta: Anggota Kombel Smart Smanpa Community
  • Materi: Contoh-contoh kegiatan pembelajaran interaktif menggunakan TIK, Tips membuat materi pembelajaran yang menarik dan interaktif. BATIK DURIAN #5
6. Batik Durian #6 Pembimbingan PPL: Pemanfaatan TIK dalam Pembelajaran

  • Tanggal: Jumat, 25 Oktober 2024
  • Tujuan: Membimbing mahasiswa PPL dalam menerapkan TIK dalam pembelajaran di SMA N 4 Lubuklinggau.
  • Peserta: Mahasiswa PPL SMA N 4 Lubuklinggau
  • Materi: Berbagai alat dan platform TIK yang dapat digunakan dalam pembelajaran
  • Tips membuat materi pembelajaran yang menarik menggunakan TIK. BATIK DURIAN #6
7. Batik Durian #7 Webinar: Gemini AI dan Wordwall untuk Pembelajaran Inovatif

  • Tanggal: Sabtu, 26 Oktober 2024
  • Tujuan: Memperkenalkan dua alat yang populer, yaitu Gemini AI dan Wordwall, serta menunjukkan bagaimana keduanya dapat digunakan untuk menciptakan pembelajaran yang inovatif.
  • Peserta: Anggota Kombel SMART Kota Lubuklinggau dan guru sekolah lain.
  • Materi: Tutorial penggunaan Gemini AI dan Wordwall, Contoh-contoh kegiatan pembelajaran yang menggunakan kedua alat tersebut. BATIK DURIAN #7
8. Batik Durian #8 Webinar: Model Pembelajaran Inovatif Berbasis TIK

  • Tanggal: Senin, 28 Oktober 2024
  • Tujuan: Membagikan berbagai model pembelajaran inovatif yang berbasis TIK.
  • Peserta: Anggota Kombel Sahabat Cerdas Spenju Kota Lubuklinggau dan guru sekolah lain.
  • Materi: Game Based Learrning, Jeopardy Labs, Quizizz Paper Mode, Wordwall, Gemini AI. BATIK DURIAN #8


Perjalanan menuju pembelajaran yang lebih baik adalah sebuah petualangan yang tak pernah berakhir. Dengan KASIE MABAR, kita telah membuka pintu menuju dunia pembelajaran yang penuh dengan kemungkinan. Mari terus belajar, berinovasi, dan menginspirasi. Ingat, setiap anak adalah pembelajar yang unik dan berpotensi besar. Tugas kita sebagai pendidik adalah membantu mereka untuk mencapai potensi terbaiknya.

VLOG KASIE MABAR



Terimakasih. Semoga bermanfaat.

Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh

#BLPTKemendikbudristek
#MerdekaBelajar
#PembaTIK2024
#SahabatTeknologiKemendikbudristek
#PlatformMerdekaMengajar

BATIK DURIAN #8 BERSAMA KOMBEL SAHABAT CERDAS SPENJU



Penerapan Model Pembelajaran Inovatif Berbasis TIK: Kolaborasi Seru di SAHABAT CERDAS SPENJU

Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh, Salam dan Bahagia Sahabat Pendidik Inspiratif!

Pada hari Senin, 28 Oktober 2024, saya berkolaborasi dengan Ibu Heni Oktarina, Ketua Komunitas Belajar "SAHABAT CERDAS SPENJU" SMPN 7 Kota Lubuklinggau, menyelenggarakan webinar bertema "Penerapan Model Pembelajaran Inovatif Berbasis TIK". Webinar ini adalah rencana aksi terakhir yang saya buat dalam serangkaian berbagi di level 4 PembaTIK ini. Kegiatan yang dilaksanakan secara online melalui Google Meet dan terdaftar di PMM ini bertujuan untuk berbagi pengalaman dan menginspirasi para guru dalam menerapkan model pembelajaran inovatif dengan memanfaatkan teknologi.


Acara dipandu oleh Ibu Heni Oktarina. Hadir juga di webinar Ibu Hj. Anita sebagai Kepala Sekolah SMPN 7 Lubuklinggau. Beliau sangat mendukung kegiatan ini dan berharap dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah. Hadir juga Bapak/Ibu Wakil Kepala Sekolah dan para guru 
SMP N 7 Lubuklinggau serta peserta lainnya Bapak/Ibu Guru hebat dari sekolah lain yang berkesempatan mengikuti webinar ini.

Praktik Baik dengan Berbagai Tools Online

Pada webinar ini, saya berbagi pengalaman dalam menerapkan model pembelajaran inovatif dengan menggunakan berbagai tools online seperti Quizizz, Jeopardy Labs, dan Wordwall. Saya mendemonstrasikan secara langsung bagaimana cara menggunakan tools-tools tersebut untuk membuat pembelajaran yang lebih interaktif dan menyenangkan. Selain itu, saya juga membahas tentang sintaks dalam model pembelajaran berbasis game yang telah saya praktikkan di kelas.



Sesi Tanya Jawab yang Menarik

Dalam sesi tanya jawab ini ada beberapa peserta yang mengajukan pertanyaan. Salah satu pertanyaan yang menarik adalah tentang alternatif penggunaan aplikasi jika tidak ada koneksi internet. Saya memberikan jawaban bahwa kita bisa membuat MPI dengan Articulate Storyline dan dibuat dalam bentuk apk android atau menggunakan MPI Canva yang dapat diunduh dalam format PDF.

Doorprize dan Keseruan Kuis

Untuk menambah keseruan acara, saya mengadakan kuis tebak gambar menggunakan Quizizz. Beberapa peserta antusias mengikuti kuis ini dan saling bersaing untuk menjadi yang terbaik. Tiga peserta dengan skor tertinggi berhak mendapatkan doorprize. Selamat untuk Bapak Putra, Ibu Meli dan Ibu Ahda yang mendapatkan doorprize pada webinar ini.



Harapan ke Depan

Kolaborasi dengan komunitas belajar SAHABAT CERDAS SPENJU ini menjadi pengalaman yang sangat berharga. Harapan saya, kegiatan berbagi seperti ini dapat terus berlanjut dan semakin berkembang. Semoga kita semua dapat terus belajar bersama, berinovasi, dan menciptakan pembelajaran yang lebih menyenangkan dan efektif. Dengan semangat kebersamaan, saya yakin kita dapat memajukan pendidikan di Indonesia.

Terima kasih kepada:

  • SMPN 7 Lubuklinggau
  • Ibu Hj. Anita sebagai Kepala Sekolah 
  • Ibu Heni Oktarina sebagai Ketua Kombel
  • Seluruh peserta yang telah berpartisipasi

Mari kita bersama-sama wujudkan pendidikan yang lebih berkualitas dan relevan dengan perkembangan zaman!

Daftar Hadir Webinar

Rekaman Sesi Webinar


Terimakasih, Semoga Bermanfaat. 

Mulailah hal kecil dari kelas sendiri dalam pemanfaatan TIK.

Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh

#BLPTKemendikbudristek  #MerdekaBelajar  #PembaTIK2024  #SahabatTeknologiKemendikbudristek  #PlatformMerdekaMengajar

BATIK DURIAN #7 BERSAMA KOMBEL "SMART" SDN 37 KOTA LUBUKLINGGAU

>

Dari Offline ke Online: Jelajah Dunia Pembelajaran Inovatif dengan Gemini AI dan Wordwall

Pada hari Sabtu, 26 Oktober 2023, saya bersama Ibu Yuyun, Ketua Komunitas Belajar "SMART" SDN 37 Kota Lubuklinggau, menyelenggarakan webinar bertema "Dari Offline ke Online dengan Gemini AI dan Wordwall". Kegiatan yang dilaksanakan secara online melalui Google Meet dan terdaftar di PMM ini bertujuan untuk berbagi pengalaman dan menginspirasi para guru dalam memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.


Sambutan dari Kepala Sekolah SDN 37 Kota Lubuklinggau

Acara ini dipandu oleh Ibu Yuyun sebagai moderator. Ibu Yuyun memulai acara dengan memberikan waktu kepada Bapak Ar-Rasyid untuk menyampaikan kata sambutan. 

Bapak al-rasyid sebagai Kepala Sekolah SDN 37 Kota Lubuklinggau menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, terutama di era digital seperti sekarang. Bapak Kepala Sekolah juga menyampaikan bahwa dengan adanya ANBK, murid SD sudah harus mulai familiar dengan teknologi. Oleh karena itu, guru-guru diharapkan dapat meningkatkan kompetensi dalam memanfaatkan TIK.

Praktik Baik dengan Gemini AI dan Wordwall


Pada webinar ini, saya berbagi pengalaman dalam menerapkan pembelajaran inovatif menggunakan Gemini AI dan Wordwall. Kedua tools ini sangat membantu saya dalam menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif dan menyenangkan bagi murid. Saya mendemonstrasikan secara langsung bagaimana cara menggunakan Gemini AI untuk membuat materi pembelajaran yang menarik dan Wordwall untuk membuat kuis yang interaktif. Saya juga menyampaikan sintask model pembelajaran berbasis game yang bisa menggunakan wordwall dalam proses pembelajaran selain sebagai asesmen.

Sesi Tanya Jawab yang Seru

Dalam sesi tanya jawab ini, peserta diberikan kesempatan untuk bertanya tentang paparan narasumber atau terkait pemanfaatan TIK. Ibu Melka memberikan pertanyaan untuk aplikasi wordwall apakah bisa untuk kegiatan dalam proses pembelajaran?. Saya jawab bahwa aplikasi wordwall bisa untuk kegiatan proses pembelajaran dan bisa menggunakan sintaks model pembelajaran berbasis game. Ada juga pertanyaan dari Ibu Sinta yang menanyakan tentang wordwall apakah bisa menggunakan suara dalam membuat soal dan jawaban. Saya menjawab dengan mempraktekkan secara langsung di wordwall. Wordwall bisa memakai suara dalam membuat soal dan jawaban terutama bagi Ibu Sinta yang mengajar di SLB untuk memberikan soal dengan suara bagi murid-muridnya di SLB. 

Doorprize dan Keseruan Kuis

Untuk menambah keseruan acara, saya berinisiatif mengadakan kuis interaktif menggunakan Wordwall, agar peserta juga bisa mencoba secara langsung mengikuti kuis interaktif dengan wordwall. Ada beberapa peserta yang mengikuti kuis ini dan saling bersaing untuk menjadi yang terbaik. Dua peserta dengan skor tertinggi berhak mendapatkan doorprize dari saya. Selamat untuk Pak Ryan dan Ibu Melka yang terpilih mendapatkan doorprize pada webinar ini.

Harapan ke Depan

Semoga webinar ini dapat menjadi titik awal bagi para guru untuk terus mengembangkan kompetensi dalam pemanfaatan TIK. Saya berharap ke depannya akan semakin banyak guru yang terinspirasi untuk menciptakan pembelajaran yang lebih inovatif dan menyenangkan. Mari bersama-sama kita tingkatkan kualitas pendidikan di Indonesia melalui pemanfaatan teknologi.

Terima kasih kepada:

  • SDN 37 Kota Lubuklinggau
  • Bapak Al-Rasyid
  • Ibu Yuyun
  • Seluruh peserta yang telah berpartisipasi

Mari kita terus belajar, berbagi, dan berinovasi untuk pendidikan yang lebih baik!

Daftar Hadir Webinar

Rekaman Sesi Webinar

Terimakasih, Semoga bermanfaat.

Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh

#BLPTKemendikbudristek  #MerdekaBelajar  #PembaTIK2024  #SahabatTeknologiKemendikbudristek  #PlatformMerdekaMengajar


BATIK DURIAN #6 BERSAMA MAHASISWA PPL UNPARI


Ngobrol Asyik Bareng Mahasiswa PPL: Berbagi Praktik Baik Pembelajaran Inovatif

Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh. Salam dan Bahagia, Sahabat Pendidik Inspiratif!

Alhamdulillah pada Hari Jumat, 25 Oktober 2024 bertempat di ruang laboratorium SMA Negeri 4 Lubuklinggau, Saya Bersama Ibu Yulia berkesempatan berbagi pengalaman dan praktik baik dalam pembelajaran inovatif kepada para mahasiswa PPL yang ada di sekolah kami. Obrolan santai yang penuh semangat ini membahas berbagai hal menarik, terutama tentang bagaimana menggabungkan teknologi dalam proses belajar mengajar.

Sharing Best Practice Dalam Pemanfaatan TIK

Sebagai pembuka, saya berbagi pengalaman dalam menerapkan quizizz paper mode dalam pembelajaran. Quizizz yang biasanya kita kenal sebagai platform kuis online, ternyata bisa juga digunakan secara offline! Caranya? Cukup cetak kartu barcode yang sudah disediakan oleh quizizz sebanyak murid yang ada di kelas, bagikan kertas barcode tersebut sesuai urutan nomor nama murid Kemudian murid bisa menjawab soal dengan mengangkat kertas barcode yang disesuaikan dengan option pilihan yang mereka pilih. Namun, yang lebih menarik adalah ketika saya memadukan quizizz paper mode dengan sintaks model pembelajaran berbasis game. Dengan begitu, proses belajar tidak hanya sekedar menjawab soal, tapi juga menjadi sebuah permainan yang menyenangkan. Siswa jadi lebih antusias dan termotivasi untuk belajar.

Sementara itu, Ibu Yulia berbagi tentang strategi walking gallery dalam kegiatan discovery inquiry learning. Konsepnya sederhana namun efektif. Siswa akan berkeliling melihat berbagai poster atau display yang berisi informasi atau pertanyaan terkait materi pelajaran. Dengan cara ini, siswa dapat secara aktif mencari tahu, menganalisis, dan menarik kesimpulan sendiri. Strategi ini sangat cocok untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah siswa.

Selama sesi berbagi, para mahasiswa PPL sangat antusias. Bagi mereka ini adalah hal baru yang mereka peroleh dan menjadi ide untuk menerapkan di kelas dan belajar untuk mencoba hal baru. Menurut mereka apa yang telah kami sampaikan membuka pandangan baru mereka tentang pemanfaatan teknologi yang bisa membantu hal kebosanan di kelas yang di alami murid dan kekakuan ketika mengajar yang kebanyakan menggunakan metode ceramah.

Suasana diskusi yang hangat dan penuh semangat membuat kami merasa sangat termotivasi untuk terus berbagi dan belajar bersama. Harapan kami, para mahasiswa PPL dapat terinspirasi dan menerapkan praktik-praktik baik ini di tempat mereka mengajar nanti ketika sudah menyelesaikan studi dan bisa menjadi bahan mereka dalam membuat skripsi yang bertemakan pemanfaatan TIK. 

Beberapa poin penting yang bisa kita ambil dari kegiatan ini:

  • Teknologi tidak harus selalu murid menggunakan HP. Quizizz paper mode membuktikan bahwa kita bisa memanfaatkan teknologi secara kreatif, tanpa murid menggunakan HP.
  • Belajar itu harus menyenangkan. Dengan menggabungkan elemen interaktif dalam pembelajaran,murid  akan lebih termotivasi dan antusias.
  • Murid harus aktif. Strategi walking gallery mendorong murid untuk aktif mencari tahu dan menemukan jawaban sendiri.
  • Jangan takut untuk mencoba hal baru. Inovasi dalam pembelajaran itu penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

Mari kita terus belajar, berbagi, dan berinovasi untuk pendidikan yang lebih baik!

Rekaman Sesi Berbagi

Terimakasih, Semoga Bermanfaat. 

Mulailah hal kecil dari kelas sendiri dalam pemanfaatan TIK.

Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh

#BLPTKemendikbudristek  #MerdekaBelajar  #PembaTIK2024  #SahabatTeknologiKemendikbudristek  #PlatformMerdekaMengajar


Senin, 28 Oktober 2024

KASIE #2 PEMBELAJARAN INOVATIF BERBASIS GAME DENGAN JEOPARDY LABS


Jeopardy Labs: Inovasi Menyenangkan dalam Pembelajaran PAI

Halo Sahabat Pendidik!

Pernahkah Sahabat pendidik merasa pembelajaran di kelas terasa monoton? Saya yakin, kita semua ingin menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan bagi murid kita. Salah satu cara yang bisa kita coba adalah dengan memanfaatkan teknologi. Salah satu tools online yang sangat menarik adalah Jeopardy Labs.

Pengalaman Saya dengan Jeopardy Labs

Sebagai guru PAI, saya selalu mencari cara baru untuk membuat pembelajaran lebih menarik. Saat mempelajari salah satu topik di pelatihan mandiri di PMM tentang Tools Online, saya menemukan Jeopardy Labs. Platform ini memungkinkan kita untuk membuat kuis interaktif yang mirip dengan acara kuis terkenal di televisi.

Saya mencoba menerapkan Jeopardy Labs dalam pembelajaran materi pernikahan. Ternyata, antusiasme murid sangat tinggi! Mereka berlomba menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar rukun nikah, hak dan kewajiban suami istri, hingga hukum-hukum pernikahan dalam Islam. Dengan adanya unsur kompetisi yang sehat, murid menjadi lebih aktif dan termotivasi untuk belajar.

Jeopardy Labs

Tutorial Membuat Permainan Jeopardy Labs

Bagi Anda yang tertarik mencoba Jeopardy Labs, berikut langkah-langkah dasar membuat permainan: 

  1. Buat akun: Daftar di Jeopardy Labs dan buat akun gratis. 
  2. Desain tampilan: Pilih template yang menarik dan sesuaikan dengan tema pembelajaran Anda.
  3. Buat kategori dan pertanyaan: Masukkan kategori-kategori materi yang ingin sahabat pendidik ujikan, lalu buat pertanyaan beserta jawabannya.
  4. Atur pengaturan: Tentukan jumlah poin untuk setiap pertanyaan, waktu berpikir, dan aturan permainan lainnya.
  5. Mainkan: Ajak murid sahabat pendidik untuk bermain dan nikmati keseruannya!

Tutorial Membuat Soal Jeopardy Labs dengan Gemini AI

Untuk mempermudah pembuatan soal, kita bisa memanfaatkan kecerdasan buatan seperti Gemini AI. Berikut contoh prompt yang bisa Anda gunakan:

  • Prompt: Buatlah soal untuk jeopardy labs dengan 5 kategori dan 5 pertanyaan di setiap masing-masing kategori dengan tingkat kesulitan dari mudah sampe sulit untuk materi menebarkan islam dengan damai melalui dakwah, khutbah dan tabligh. buatkan juga analisis jawabannya.

Dengan memberikan prompt yang jelas, Gemini AI akan menghasilkan berbagai pilihan soal yang bisa Anda pilih dan sesuaikan. Sahabat pendidik bisa copy paste prompt yang saya gunakan, tinggal edit bagian kata yang berwarna merah disesuaikan dengan materi yang diajarkan.

Manfaat Jeopardy Labs dalam Pembelajaran
  • Pembelajaran aktif: Murid terlibat langsung dalam proses belajar.
  • Meningkatkan pemahaman: Melalui kuis, murid dapat menguji pemahaman mereka terhadap materi.
  • Menyenangkan: Elemen kompetisi membuat pembelajaran menjadi lebih menyenangkan.
  • Evaluasi pembelajaran: Guru dapat mengetahui sejauh mana murid menguasai materi.

Kesimpulan

Jeopardy Labs adalah alat yang sangat berguna untuk membuat pembelajaran  menjadi lebih interaktif dan menyenangkan. Dengan sedikit kreativitas, kita dapat menciptakan pengalaman belajar yang berkesan bagi murid kita.

Ayo, Sahabat Pendidik coba terapkan Jeopardy Labs di kelas dan rasakan perbedaannya!

Dokumen aksi nyata lulus validasi

Aksi nyata Tools Online oleh ika87

Vlog Pembelajaran di Kelas dengan Jeopardy Labs

Terimakasih. semoga bermanfaat

Wassalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh.

#JeopardyLabs #PembelajaranPAI #inovasi #edukasi #pendidikan #tutorial

Sabtu, 26 Oktober 2024

BATIK DURIAN #5 BERSAMA KOMBEL SMART SMANPA COMMUNITY (SSC)



Kolaborasi Seru Sahabat Teknologi Sumsel di SMART SMANPA Community

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Salam dan Bahagia Sahabat pendidik yang inspiratif!

Alhamdulillah, pada hari Jumat, 25 Oktober 2023, saya bersama Ibu Yulia, sesama Sahabat Teknologi Sumsel, berkesempatan berbagi ilmu dan pengalaman di SMART SMANPA Community (SSC) di tempat kami bertugas di SMA Negeri 4 Lubuklinggau. Kegiatan ini dilaksanakan secara online via Google Meet dan terdaftar di PMM ini berlangsung dengan lancar dan penuh semangat.


Ngobrol Asyik Bareng Komunitas SSC

Acara pada webinar ini dipandu oleh Ibu Minarni selaku Wakil Ketua Kombel SSC. Hadir juga Ketua Kombel SSC, Ibu Fenny Nisvalisia, Bapak Kepala Sekolah Erwin Susanto, Bapak/Ibu Wakil Kepala Sekolah, serta rekan-rekan guru dari SMA N 4 Lubuklinggau dan para guru dari sekolah lainnya. Kehadiran Bapak Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah menunjukkan dukungan yang kuat terhadap pengembangan kompetensi guru dalam pemanfaatan TIK.

Berbagi Praktik Baik

Sebagai narasumber pertama, Ibu Yulia berbagi praktik baiknya dalam pemanfaatan TIK di kelas. Beliau memperkenalkan strategi walking gallery yang dipadukan dengan MPI yang ditautkan di Google Sites. Strategi ini sangat menarik karena dapat meningkatkan interaksi siswa dan membuat pembelajaran menjadi lebih aktif.


Setelah itu, saya melanjutkan dengan berbagi pengalaman dalam mengembangkan MPI "MAMAMIYA" yang menggunakan model pembelajaran berbasis game. Saya juga menjelaskan bagaimana MPI ini telah membawa saya mencapai level 4 PembaTIK. Selain itu, saya juga memperkenalkan quizizz paper mode sebagai alternatif yang menarik untuk pembelajaran berbasis game dan asesmen di kelas dengan murid tanpa menggunakan HP, hanya memakai kertas gambar barcode yang dibagikan ke masing-masing murid untuk menjawab pertanyaan. Praktik baik saya dalam penggunaan paper mode quizizz ini sudah mendapat umpan balik positif dari murid-murid saya di kelas.

Sesi Tanya Jawab

Dalam webinar ini ada juga sesi tanya jawab untuk peserta bertanya kepada narasumber terkait apa yang sudah dipaparkan atau terkait pemanfaatan TIK. Sesi tanya jawab berlangsung sangat interaktif saling sharing dan berbincang santai penuh keakraban.

Doorprize dan Keseruan Quizizz

Untuk menambah keseruan acara, kami juga mengadakan kuis interaktif menggunakan Quizizz. Peserta sangat antusias mengikuti kuis ini dan saling bersaing untuk menjadi yang terbaik. Tiga peserta dengan skor tertinggi berhak mendapatkan doorprize. Selamat untuk 3 pemenang yaitu Ibu Suciati, Ibu Fenny dan Ibu Neni.

Harapan ke Depan

Saya berharap dengan adanya webinar ini, para guru semakin termotivasi untuk terus belajar dan mengembangkan diri. Mari kita bersama-sama menciptakan ekosistem pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan. Saya juga berharap agar komunitas belajar Smart Smanpa Community (SSC) semakin solid dan terus melahirkan inovasi-inovasi baru di bidang pendidikan untuk pembelajaran yang berpusat pada murid.

Terima kasih kepada:

  • SMART SMANPA COMMUNITY
  • SMA N 4 Lubuklinggau
  • Ibu Minarni
  • Ibu Fenny Nisvalisia
  • Bapak Erwin Susanto
  • Seluruh peserta yang telah berpartisipasi

Mari kita terus belajar, berbagi, dan berinovasi untuk pendidikan yang lebih baik!

Daftar Hadir Webinar Bersama Kombel "SSC"

Terimakasih, Semoga Bermanfaat. 

Mulailah hal kecil dari kelas sendiri dalam pemanfaatan TIK.

Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh

#BLPTKemendikbudristek  #MerdekaBelajar  #PembaTIK2024  #SahabatTeknologiKemendikbudristek  #PlatformMerdekaMengajar